10 Rahasia Menjadi Tentara yang Sukses

Langkah-langkah yang harus diikuti untuk menjadi seorang tentara, mulai dari persyaratan usia, syarat pendidikan, hingga cara mendaftar.
10 Rahasia Menjadi Tentara yang Sukses

Persyaratan Umum Menjadi Tentara

Untuk menjadi seorang tentara, terdapat beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi, diantaranya:

  • Warga Negara Indonesia (WNI), dibuktikan dengan kepemilikan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  • Usia minimal 17 tahun 9 bulan dan maksimal 22 tahun pada saat pendaftaran.
  • Pendidikan minimal Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat.
  • Tidak memiliki catatan kriminal atau terlibat dalam kegiatan subversif.
  • Sehat jasmani dan rohani, dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter.
  • Tinggi badan minimal 160 cm untuk pria dan 155 cm untuk wanita.
  • Berat badan ideal, sesuai dengan tinggi badan.
  • Tidak memiliki tato, tindik, atau bekas luka yang mencolok.
  • Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.

Tata Cara Pendaftaran Menjadi Tentara

Pendaftaran menjadi tentara dibuka setiap tahun dan dapat dilakukan secara _online_ melalui situs web resmi TNI atau secara _offline_ di kantor-kantor rekrutmen TNI di seluruh Indonesia.

Berikut ini adalah tata cara pendaftaran menjadi tentara secara _online_:

  1. Kunjungi situs web resmi TNI dan pilih menu "Pendaftaran Tentara".
  2. Isi formulir pendaftaran dengan lengkap dan benar.
  3. Lampirkan berkas-berkas persyaratan yang diperlukan, seperti KTP, ijazah, surat keterangan sehat, dan lainnya.
  4. Submit formulir pendaftaran dan tunggu pengumuman hasil seleksi.

Bagi yang mendaftar secara _offline_, dapat langsung datang ke kantor-kantor rekrutmen TNI terdekat dengan membawa berkas-berkas persyaratan yang diperlukan.

Seleksi Penerimaan Tentara

Seleksi penerimaan tentara meliputi beberapa tahapan, di antaranya:

  • Seleksi administrasi, yaitu pemeriksaan berkas-berkas persyaratan.
  • Seleksi kesehatan, yaitu pemeriksaan kesehatan jasmani dan rohani.
  • Seleksi kesegaran jasmani, yaitu tes kemampuan fisik, seperti lari, push-up, sit-up, dan renang.
  • Seleksi psikologi, yaitu pemeriksaan mental dan kepribadian.
  • Seleksi wawancara, yaitu penilaian terhadap kepribadian dan motivasi.

Peserta yang dinyatakan lulus seleksi akan mengikuti pendidikan dasar militer (Dikma) selama beberapa bulan sebelum akhirnya dilantik menjadi prajurit TNI.

Pendidikan Dasar Militer (Dikma)

Pendidikan dasar militer (Dikma) merupakan tahap awal dalam pembentukan prajurit TNI yang dilaksanakan selama beberapa bulan.

Selama Dikma, peserta akan dibekali dengan berbagai ilmu dan keterampilan dasar militer, seperti:

  • Disiplin militer.
  • Kemampuan dasar tempur.
  • Taktik dan strategi militer.
  • Penggunaan senjata dan peralatan militer.
  • Penanganan bencana dan peperangan.

Setelah lulus Dikma, peserta akan dilantik menjadi prajurit TNI dan ditempatkan di satuan-satuan TNI di seluruh Indonesia.

Karier dan Jenjang Kepangkatan Tentara

Karier dan jenjang kepangkatan tentara didasarkan pada prestasi, dedikasi, dan pengabdian selama bertugas.

Jenjang kepangkatan tentara dimulai dari prajurit dua (Prada) hingga jenderal bintang empat (Jenderal TNI).

Untuk mencapai jenjang kepangkatan yang lebih tinggi, seorang prajurit harus mengikuti pendidikan dan pelatihan khusus, serta menunjukkan prestasi yang baik selama bertugas.

Tugas dan Tanggung Jawab Tentara

Tentara memiliki tugas dan tanggung jawab yang mulia, yaitu menjaga keamanan dan kedaulatan negara Republik Indonesia.

Tugas dan tanggung jawab tentara meliputi:

  • Menjaga perbatasan negara dari ancaman musuh.
  • Menumpas pemberontakan dan aksi terorisme.
  • Melaksanakan operasi militer untuk menegakkan hukum dan ketertiban.
  • Memberikan bantuan kemanusiaan dan bantuan bencana alam.
  • Memelihara dan mengembangkan kekuatan pertahanan negara.

Tentara merupakan garda terdepan dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara. Oleh karena itu, profesi tentara sangat dihormati dan disegani oleh masyarakat.

Scroll to Top